Kepekaan Intuisi Gus Dur

Kepekaan Intuisi Gus Dur

Pada masa pemerintahan Presiden Gus Dur, sering kali saya tidak mengerti ada beberapa hal yang dianggap tidak masuk akal / logika orang pada umumnya. Memang susah dikatakannya tapi inilah yang terjadi. Justru saya sendiri baru mengerti terhadap tindakan Presiden Gus Dur setelah beberapa waktu kemudian bahkan setelah beliau tidak menjadi presiden lagi.

Ini yang mungkin disebut dengan kepekaan intuisi. Intuisi sendiri bisa diartikan dengan firasat atau lebih dalam lagi ketajaman mata hati.

Intuisi ini adalah sebuah karunia tuhan terhadap orang-orang tertentu yang dekat dengan tuhan. Ia bisa mendeteksi hal-hal yang sulit diteliti oleh pikiran / logika. Hal ini menimbulkan keanehan oleh orang yang menyaksikannya.

Dengan intuisi ini Gus Dur bisa menentukan langkah-langkah yang baik untuk menjaga integritas / keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia agar tidak terpecah belah. Hal ini memang menjadi prioritas utama semasa pemerintahan Gus Dur.

Lebih berat lagi adalah Gus Dur harus menstabilkan kondisi negara ini pasca pemerintahan orde baru. Tugas berat yang harus dilalui. Namun kita harus mengcungkan jempol pada Gus Dur yang berhasil mempertahankan Negara Indonesia sehingga tetap bersatu.

Saya melihat ada yang istimewa dari diri almarhum Gus Dur. Dalam memimpin Negara yang besar ini ia sangat berjiwa besar. Kepekaan intuisi Gus Dur bisa mendeteksi bahwa ada yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Ia berhasil memimpin dengan adil dan bijaksana.

Sekarang Gus Dur telah tiada. Namun jasanya tetap takkan pernah terlupakan. Ia adalah tokoh besar Islam, pemimpin yang adil dan bijaksana dan ia adalah seorang guru bangsa yang patut diteladani.